Mitos atau Fakta, baterai laptop di pendam dalam beras

Konon katanya baterai laptop yang sudah soak / drop dapat kembali normal setelah di pendam kedalam beras. Anda pasti sudah mengetahui salah satu cara mengembalikan kinerja baterai leptop adalah dengan memasukannya kedalam kulkas, entah itu freeser atau lemari pendingin biasa.

Tapi apakah anda sudah pernah mendengar rumor bahwasanya beras juga dapat membantu mengembalikan kondisi baterai laptop yang sudah drop.

Inilah salah satu alternatif yang dapat anda coba. Dari mana asal munculnya teori ini? Entahlah. Seperti diketahui bersama bahwasanya beras memiki kandungan yang memungkinkan buah dapat matang jika di pendam didalamnya.

Meskipun sebenarnya beberapa jenis buah seperti mangga, alpukat, dan kawan-kawan, dapat matang dengan sendirinya dalam suhu ruanagn. Tapi Didalam beras, buah-buahan tersebut dapat lebih cepat matang.

Meskipun dasar teorinya lemah, mungkin hal inilah yang menjadi kambing hitam tercetusnya ide mengatasi masalah baterai laptop yang drop dengan memendamnya dalam beras.

Beberapa teknik yang dapat dicoba untuk mengembalikan baterai laptop yang sudah drop antara lain :

1. Dengan memasukannya kedalam kulkas setelah sebelumnya membungkus baterai dengan plastik terlebih dahulu agar embun air yang ada dalam kulkas tidak malah merusak baterai laptop yang anda miliki karena bisa mengakibatkan konslet.

Cara ini sudah sangat fenomenal sejak jaman handphone jadul yang dulu sempat begitu jaya di-masanya, sebelum muculnya blackberry dan sekarang smartphone menguasai pasar.

2. Mereset baterai dengan membiarkan baterai kosong dengan sendirinya saat laptop dinyalakan kemudian dicharge dalam keadaan mati dan dikosongkan lagi secara normal. Cara ini biasa juga dikenal dengan istilah Kalibrasi.

3. Meletakan baterai laptop kedalam beras selama beberapa hari dengan harapan saat di pendam dalam beras, ion-ion dalam baterai akan kembali normal dan dapat menyimpan daya saat dilakukan pengecasan.

Mitos atau Fakta, baterai laptop di pendam dalam beras

Semua cara diatas telah pernah kami uji coba secara sporadis, dan sepertinya tidak membuahkan hasil. Cara memasukan baterai kedalam kulkas pendingin maupun freezer tidak membuahkan hasil, pakai teknik siklus pengosongan yang bahasa teknisnya disebut juga mengkalibrasi pun tidak membuahkan hasil, mitos memendamnya kedalam beras selama beberapa hari pun nihil.

Mungkin ketidak-berhasilannya memang disebabkan karena baterai laptop yang menjadi kelinci percobaan, sudah tidak layak pakai dan tidak bisa diselamatkan lagi. Tapi tenang masih ada cara terakhir yang pasti berhasil.

Cara terakhir yang belum dicoba meskipun kemungkinan berhasilnya 99,7% adalah menghubungi pemilik sparepart laptop dan menebus baterai baru untuk mengganti baterai lama yang sudah soak.

Atau ada cara yang lebih hemat yaitu dengan mengganti cell baterai laptopnya saja di jasa perbaikan baterai laptop. Yang mana nantinya cell dalam baterai laptop akan diganti dengan cell baru. Cara ini pasti berhasil mengatasi baterai laptop yang soak, namun dibutuhkan biaya yang tidak sedikit untuk keberhasilannya.

Jika Anda menggunakan komputer Dekstop, Anda tentu tidak akan mendapatkan masalah baterai Drop. Tapi, memilih antara komputer atau Laptop terkadang juga menjadi sangat membingungkan, karena keduanya memiliki kelebihan dan kekurangannya masing-masing.

Demikianlah informasi mengenai cara mengatasi baterai laptop yang drop. Jadi, mitos atau fakta? Silakan buktikan sendiri. Semoga bermanfaat.



0 Response to "Mitos atau Fakta, baterai laptop di pendam dalam beras"

Post a Comment

Silakan tinggalkan komentar anda.