Main Mobil Remot tak seasik film Upin Ipin

Jika anda pernah menonton salah satu episode film Upin Ipin, mungkin anda pernah menonton salah satu adegan dimana Upin dan kawan-kawannya asik bermain mobil remote bersama-sama.

Sepertinya menyenangkan tapi...

Dalam kenyataannya main mobil remote ternyata tidak seasik film Upin ipin. Mobil remote murah meriah seharga 100-ribuan ternyata tidak bisa di pakai bermain bersamaan apalagi sampai balapan rame-rame seperti di film Upin & Ipin.

Karena antara satu mobil dengan mobil lainnya memiliki frekuensi yang sama. Jadi dua bahkan tiga buah mobil dapat di kendalikan dengan satu remote. Meskipun mobil remote yang digunakan di keluarkan oleh “dealer” yang berbeda.

mobil remot frekuensinya sama

Mungkin ada yang kebetulan bisa memainkannya bersama-sama karena mendapatkan mobil remote yang memiliki frekuensi berbeda.

Jadi bagaimana caranya agar dapat memainkan mobil remote murah meriah ini agar tidak bentrok dan bisa digunakan bersama-sama.

Begini salah satu cara yang mungkin bisa ditempuh untuk membuat mobil remote yang frekuensinya bentrok sehingga bisa di pakai bermain bersama.

Ambil salah satu mobil yang frekuensinya bentrok kemudian lepas bodinya. Pada contoh kali ini, terdapat mobil merah dan biru yang remotenya saling mengganggu dan sama-sama beroperasi di frekuensi 27 MHz.

Sedangkan mobil hijau dapat melenggang sendiri tanpa terganggu ataupun mengganggu mobil lainnya karena ternyata dia menggunakan frekuensi 49 MHz, lagi pula harganya agak lumayan merusak kantong.

Mobil milik “Spiderman” sepertinya potensial untuk di utak-atik karena “perangkat turbonya” yang menjulang keluar kap mesin mungkin perlu sekalian di tune-up.

main mobil remot bareng

Jadi langsung saja bongkar mobil target dengan melepas empat buah baut yang mengikat bodi dan rangka menggunakan obeng kembang.

mobil remote tidak bisa dipakai bermain bersama karena frekuensinya bentrok

Setelah di buka, ternyata tidak ada perangkat turbo yang benar-benar perlu di tune-up, hanya ada dinamo untuk bergerak maju-mundur yang terintegrasi dengan roda belakang dan satu dinamo lagi untuk belok kanan kiri tampak terpasang di chasis bagian depan.

mobil remot frkuensinya sama

Jika diperhatikan, pada beberapa buah komponen elektronik yang tertancap di papan PCB, Terdapat sebuah komponen yang tampaknya potensial untuk di “usik”. Komponen yang tampak mencolok ini sepertinya menjanjikan untuk di korek-korek.

Kemudian ketika diintip kedalam komponen yang mirip sumur warga ini, tampak sesuatu yang berwarna gelap dengan coakan di bagian tengahnya yang secara desain sepertinya berjodoh dengan ujung obeng plat berkuran kecil.

Benar saja, ternyata part bewarna gelap tersebut dapat di putar dengan obeng plat berukuran kecil yang sesuai meskipun sedikit longgar.

frekuensi mobil remot sama

Target sudah ditentukan, obeng sudah disiapkan, jadi tunggu apa lagi langsung saja ...

Putar bagian inti ferrit yang berwarna hitam pada komponen mencurigakan tersebut, untuk arah putaran sepertinya bebas, tapi uji coba kali ini di lakukan dengan memutarnya kekiri hingga mobil tidak bisa lagi menerima respon dari remotnya.

Jadi putar inti ferrit sembari sesekali menekan tombol diremot untuk mengetahui apakah putaran yang dilakukan sudah cukup membuat mobil dan remote hilang kontak. Untuk itu, perlu dipasangkan baterai pada mobil dan remotenya.

Jika sudah hilang kontak, giliran remotenya yang juga ikut dibongkar dan ternyata ada komponen serupa yang juga bisa diputar-putar.

Langsung putar perlahan-lahan inti ferit yang berwarna gelap tersebut sambil menekan tombol remote untuk memeriksa apakah frekuensinya sudah pas. Ditandai dengan roda mobil yang berputar merespon tombol remote yang ditekan.

mobil remote tidak bisa dipakai bermain sama-sama

Pastikan juga mobil lainnya tidak ikut terpengaruh saat tombol remote di tekan, untuk itu perlu juga dipasang baterai pada mobil satunya, pada contoh kasus kali ini di wakili oleh mobil berwarna biru.

Jadi pasangkan baterai di remote dan di mobil. Pasangkan juga baterai di mobil lainnya yang berfrekuensi sama untuk memastikan mobil tersebut tidak ikut terpengaruh ketika tombol remote di tekan. Dan proses penyesuaian ini cukup memakan waktu, jadi perlu kesabaran untuk menyetingnya.


Hati-hati saat ingin memutar inti ferrit karena bisa saja pecah atau bahkan lepas dari solderannya kalau tidak hati-hati karena mungkin sudah getas.

Mengingat sulitnya mencari kombinasi yang pas antara remote dan mobil, maka jika ada lebih dari tiga mobil yang frekuensinya bentrok dan ingin digunakan bermain bersama-sama, sepertinya akan sulit menemukan kombinasi yang pas untuk setiap mobilnya tanpa mengganggu mobil yang lain.

Kalau sampai ada 5 mobil remote milik Ijat, Upin, Iksan, Ipin, Mail, Jarjit yang harus main bersamaan. Rasanya tidak mungkin jika harus memutar inti ferrit untuk mengatur frekuensinya satu persatu seperti tuning siaran radio, dan pastilah ada beberapa mobil remot yang tetap akan saling bentrok.

Semoga bermanfaat.

Disclaimer: please do it with your own risk. Kami tidak bertanggung jawab atas segala kerusakan yang mungkin terjadi pada mobil remote anda akibat mengikuti panduan ini.



0 Response to "Main Mobil Remot tak seasik film Upin Ipin"

Post a Comment

Silakan tinggalkan komentar anda.