Pentingkah sistem suspensi pada kendaraan bermotor?

Suspensi merupakan bagian dari kendaraan bermotor yang berfungsi meredam getaran saat kendaraan melalui jalan yang tidak rata. Sistem suspensi pada motor atau mobil, selain untuk kenyamanan penumpang juga berfungsi untuk menjaga komponen lain pada mobil atau motor dari kerusakan.

Bagaimana kaitannya suspensi dengan kenyaman penumpang, terkait dengan hal ini mungkin akan terlihat jelas hubungannya antara menaiki kendaraan dengan suspensi yang empuk dibanding kendaraan dengan tanpa suspensi yang baik, mana yang lebih nyaman?.

Tapi kaitannya antara suspensi dengan komponen komponen kendaraan, mungkin anda masih bertanya-tanya. Mengingat fungsi utama dari sistem suspensi adalah meredam getaran dari jalan yang dilalui kendaraan. Maka semakin baik sistem suspensi pada mobil atau motor, semakin sedikit getaran yang merambat keseluruh area kendaraan.

Jika suspensi tidak berfungsi maksimal seperti keras atau mati, maka getaran dari roda akibat jalan yang tidak rata akan merambat keseluruh bagian mobil atau motor.

Hal ini dapat mengakibatkan rusaknya bagian kendaraan seperti dasboard yang bisa saja patah atau rusak, kaca jendela mobil yang longgar akibat getaran berlebih, bodi motor yang bisa saja copot akibat baut pengikatnya longgar atau plastik dudukannya yang pecah, laher (bearing) yang cepat aus pada roda, komstir yang cepat oblagh pada sepeda motor dan banyak lagi bagian kendaraan lainnya yang akan cepat rusak ataupun terlepas dari dudukannya akibat suspensi tidak bekerja dengan baik yang dapat mengganggu kenyamanan, pengendalian, dan stabilitas kendaraan saat digunakan.

Pada kendaraan bermotor, khususnya mobil, terdapat beberapa jenis sistem suspensi yang sering digunakan untuk kenyamanan penggunanya dan untuk meningkakan performa kendaraan tersebut. Berikut ini beberapa sistem suspensi yang sering ditemui pada mobil yang melaju di jalanan.

Suspensi Rigid

Suspensi Rigid adalah suspensi yang roda kiri dan kanan terhubung dengan satu poros tunggal. Suspensi ini banyak ditemui pada kendaraan pengangkut dan kendaraan niaga pada umumnya, khususnya pada roda bagian belakang mobil karena suspensi jenis ini cukup Kuat dan Ringkas.

Pentingkah sistem suspensi pada kendaraan bermotor?,suspensi mobil,

Sebagian besar mobil Niaga, mobil penumpang, truk dan Bus menggunakan Sistem suspensi Rigid pada bagian roda belakangnya.

Suspensi Independen

Suspensi Independen memiliki konstruksi yang memungkinkan pergerakan roda satu dan lainnya tidak saling mempengaruhi, suspensi independen secara umum dapat ditemui pada roda bagian depan mobil.

Pentingkah sistem suspensi pada kendaraan bermotor?,suspensi mobil,

Meskipun pada perkembangnnya suspensi independen juga mulai banyak ditemukan pada roda belakang mobil. Suspensi Jenis Independen sangat cocok digunakan pada roda depan, karena roda depan memiliki tugas mengarahkan kendaraan jadi harus dapat bergerak dengan bebas.

Lain halnya pada roda belakang yang bergerak lurus dan memiliki tugas yang cukup berat sehingga perlu ditopang dengan sistem suspensi yang kokoh, terkhusus bagi mobil berpenggerak roda belakang.

Hampir seluruh mobil penumpang kelas ringan hingga medium menggunakan sistem suspensi Independen pada roda depannya.

Jenis Suspensi Independen memiliki beberapa varian. Beberapa Suspensi Independen yang populer dan sering dijumpai adalah.

1. MacPherson Strut
Suspensi Macpherson Strut diciptakan oleh Earle S. MacPherson pada tahun 1949. Suspensi ini cukup populer, banyak digunakan dan mudah kita temukan pada mobil yang beredar di pasaran, khususnya digunakan pada bagian depan mobil.

Kesederhanaan sistem suspensi macpherson membuat banyak pabrikan yang menggunakannya. selain itu komponen yang digunakannya pun termasuk minim sehingga dapat menekan biaya produksi, hal ini tentu menjadi pertimbangan utama para produsen mobil menjadikan suspensi sistem macpherson menjadi idola.

2. Double-Wishbone
Suspensi Double-Wishbon merupakan sistem suspensi yang memiliki batang penahan dibagian atas dan bawah. Suspensi ini cukup rumit dan memakan ruang yang cukup besar sehingga suspensi ini kurang diminati produsen mobil.

Suspensi Double Wishbone dapat mempertahankan kemiringan roda tetap konstan dalam kondisi apapun. Saat melalui jalan berlubang sudut kemiringan roda akan tetap sehingga pengendalian lebih stabil. Hanya saja karena konstruksinya yang lebih rumit, maka proses penyetingan pada roda terkadang memakan waktu lebih lama.


Bagaimana dengan sistem suspensi pada mobil balap seperti F1, apakah berbeda dengan sistem suspensi pada umumnya?

Pada dasarnya Sistem Suspensi pada mobil balap F1 tidak jauh berbeda dengan supensi mobil pada umumnya. Hanya saja desain dan konstruksinya sedikit berbeda.

Tantangan yang paling sulit dalam memasang suspensi pada F1 adalah faktor ruang yang sangat kecil. Bodi mobil F1 sangatlah kecil yang sangat tidak mungkin untuk dijejali per daun ataupun per spiral didalamnya. Secara konstruksi, suspensi pada mobil F1 menggunakan jenis Double wishbone.

Pentingkah sistem suspensi pada kendaraan bermotor?,suspensi mobil,

Pada suspensi F1, faktor kenyamanan menjadi hal kesekian untuk dicapai, yang paling utama adalah menghasilkan grip yang baik dan kestabilan saat melalui tikungan dengan kecepatan tinggi.

Selain itu, bagaimana agar suspensi dapat dengan cepat bereaksi ketika melewati jalan yang tidak rata dan kemudian menstabilkan mobil F1 dalam waktu singkat sehingga mobil tidak oleng ataupun berayun dan dapat segera di pacu dengan kecepatan tinggi.

Konstruksi suspensi pada mobil F1 diatur sedemikian rupa agar tidak mengganggu desian mobil secara keseluruhan namun tetap dapat berfungsi maksimal. Di desain ringkas dengan Damper yang hanya akan bergerak naik atau turun dalam satu kali siklus sehingga mobil F1 tidak berayun naik turun saat melalui jalan tidak rata. Jalan bergeronjal tentu sangat jarang sekali ditemui pada balapan F1 kecuali saat melewati cornering atau pada sirkuit tertentu yang memiliki jalan aspal yang bergelombang seperti pada sirkuit Mrina Bay Singapura.

Jadi fungsi utama suspensi pada mobil F1 adalah menjaga mobil tetap stabil dan menjaga clearence mobil terhadap aspal tetap konsisten. Sekedar informasi, bobot rata-rata mobil F1 beserta pembalapnya tak lebih dari 700 Kg. tetapi saat melaju, efek dari tekanan downforce dapat membuat suspensi mobil F1 harus mampu menahan beban hingga mencapai 3Ton. Ditambah lagi bobot yang harus ditanggung sistem suspensi saat mobil F1 melakukan pengereman semakin besar.




Penutup

Sistem Suspensi merupakan bagian yang tak kalah pentingnya dibanding komponen lainnya. Performa mesin tidak akan terasa maksimal jika sistem suspensi tidak bekerja dengan baik. Sistem suspensi yang baik pun tidak dapat berkontribusi prima jika ban kendaraan tidak dalam kondisi baik. Mobil atau motor yang tampak mulus pun tidak dapat dikendarai dengan nyaman ketika sistem suspensi terganggu.

Demikian sedikit informasi mengenai pentingnya sistem suspensi pada kendaraan. Semoga bermanfaat.