Beberapa tipe mesin yang digunakan pada Motor MotoGP

Mesin di motor motogp merupakan bagian penting dalam upaya mencapai kemenangan dalam setiap seri yang di gelar. Namun begitu, mesin membutuhkan dukungan dari komponen motor lainnya untuk dapat bekerja maksimal mensuplai tenaga dengan sempurna.

Sistem elektronik yang canggih, aerodinamika motor yang baik, grip ban yang sempurna, rider yang hebat, tim yang solid, fans yang fanatik dan faktor pendukung lainnya ikut berperan menghasilkan motor yang kompetitif.

Harus diakui mesin motor motogp merupakan bagian motor yang paling banyak menyedot anggaran belanja tim.

Konon sebongkah mesin motogp milik Honda bisa menyentuh nilai 3M, karena setiap bagiannya membutuhkan bahan berkualitas tinggi dengan perlakuan khusus oleh tangan-tangan ahli, membuatnya semakin spesial dan ekslusif.

Ajang Motogp telah melalui berbagai lika-liku dalam penyelenggaraannya. Mesin tidak lepas dari pengaruh perubahan regulasi yang selalu berkembang menyesuaikan teknologi yang semakin maju (baca juga: jalan berliku ajang balap motogp).

Mari kita mengenal mesin yang digunakan pada motor motogp dari segi konfigurasi dan teknologi yang tersemat didalamnya.


Mesin V4
Honda salah satu tim yang menggunakan jasa mesin konfigurasi V4. Mengkombinasikan kelebihan mesin inline dan mesin V, mesin V4 menjadi salah satu pilihan mesin motor motogp karena hadir dengan keunggulan power yang melimpah sehingga Top end power dan torsi maksimum mudah di dapat.

Ketika pada tahun 2002 terjadi perubahan besar di motgp dimana penggunaan mesin 2Tak 500cc digantikan dengan mesin 4Tak 990cc.

Honda memilih mesin berkonvigurasi V5 75,5derajat sebagai jantung motor RC211V. mesin ini memiliki desain dengan posisi 3silinder didepan dan 2silinder dibelakang.

Konfigurasi yang belum pernah digunakan sebelumnya. Konfigurasi mesin V5 ini cukup sukses membawa RC212V mendominasi balapan Motogp.

Di tahun 2007, regulasi motogp merubah batasan mesin yang digunakan menjadi 800cc. hal ini menjadi pekerjaan rumah yang berat bagi pabrikan Honda. Tidak seperti mesin segaris yang dapat dengan mudah mengecilkan kubikasinya, perubahan kapasitas mesin V5 menjadi 800cc tidak dapat serta merta dilakukan.

Untuk itu mesin V5 milik Honda pun di ubah menjadi V4 untuk memenuhi regulasi baru dari Dorna, sekali lagi Honda membuat sejarah baru, menjadi yang pertama menggunakan mesin V4 di ajang balap kelas premium.

Ditahun 2012, kapasitas mesin motogp di naikkan lagi menjadi 1000cc. untuk menghadapi regulasi baru ini Honda menggunakan mesin V4 yang telah dikembangkan dan terus akan dikembangkan untuk mendapatkan performance yang lebih baik.

mesin honda di motogp
image source

Mesin Inline
Tim Yamaha dan suzuki menggunakan tipe mesin Inline 4silinder ini untuk bertarung di ajang motogp.

Mesin inline terkenal memiliki performa yang cukup baik dan yang terpenting biaya produksi dan pengembangannya trgolong cukup murah dibanding konfigurasi mesin lainnya.

Namun jangan salah, Murah, bukan berarti nilainya tidak fantastis. Yamaha setidaknya menghabiskan dana 1.5M hanya untuk urusan mesin.

Mesin Yamaha menggunakan konfigurasi 4silinder segaris dengan crossplane crankshaft. Berbeda dengan konvigurasi 4 silinder pada umumnya, Yamaha menitik beratkan pengaturan berbeda untuk mendapatkan tenaga mesin yang optimal.

Konstruksi crossplane crankshaft memiliki perbedaan mendasar dibanding flatplane crankshaft yaitu pada sudut yang dibentuk antara satu dudukan batang piston (connecting rod) dengan lainnya membentuk sudut 90derajat.

Berbeda dengan flatplane yang dudukan batang piston (stang seher) silinder satu dan dua membentuk sudut 180derajat untuk lebih jelasnya bisa lihat gambar dibawah ini.

mesin motor yamaha di motogp

Dengan crossplane crankshaft dapat dilihat bahwa tiap silinder menyalurkan tenaga secara terus menerus tanpa jeda sehingga sangat cocok digunakan pada mesin motor motogp.

Ketika salah satu piston berada di TMB (titik mati bawah) dan piston dua siap bergerak ke TMA untuk langkah kompresi dan usaha. Tidak dibutuhkan delay yang cukup lama untuk mendapatkan power dari tiap silindernya.

mesin motor motogp
image source

Mesin V 90derajat
Cukup identik dengan Ducati, mesin V 90 derajat, secara desain konstruksi tidak berbeda dengan mesin V hanya saja sudut yang dibentuk lebih besar (90derajat) sehingga tampak seperti huruf L yang kemudian dikenal dengan L engine.

Desain mesin seperti ini memiliki kendala terkait penataan ruang mesin di motor. Karena desain konfigurasi L nya yang melintang sehingga cukup memakan ruang namun konstruksi seperti ini menguntungkan terkait dirtribusi berat motor secara keseluruhan yang lebih merata.

Mesin L pada motor ducati berperan ganda, selain sebagai pemasok tenaga, mesin di motor Ducati juga berfungsi sebagai Chassis bagi motor Ducati. Hal ini membuat konstruksi motor menjadi lebih ringkas.


Putaran mesin motor motogp berbeda dengan motor produksi masal yang umum selama ini ditemukan.

Mesin motor motogp berputar terbalik (poros engkol berputar berlawanan putaran roda saat bergerak maju.red). Ketika putaran poros engkol searah putaran roda maka akan terjadi efek gyro yang membuat motor sulit diajak rebah saat melewati tikungan.

mesin motor motogp


Demikianlah beberapa tipe mesin yang digunakan pada motor motogp berdasarkan konfigurasi silindernya, Lihat juga : Cara menghidupkan mesin MotoGP, semoga bermanfaat.

Silakan tinggalkan komentar anda.

Click to comment