Aneh, mesin bagus-bagus malah di begitukan

Mesin sepeda motor sudah di rancang dan di desain sedemikian rupa agar sesuai dengan keperluan dan kebutuhan.

Tapi kapasitas mesin dan performance yang alakadar terkadang membuat penggila roda dua merasa kurang puas dan ingin sesuatu yang lebih dari mesin yang sudah standar dari pabrik.

Dari sekian banyak pilihan tipe dan merk motor yang ada di Dealer, terkadang masih kurang memenuhi selera beberapa pengguna roda dua.

Ada yang suka motor tipe turing tapi bermesin motor sport, ada juga yang kadung jatuh cinta dengan moped kuno tapi ingin performa mesinnya segalak motor ayago keluaran baru.

Ada pula yang lebih suka sensasi berkendara pelan sambil menikmati dentuman khas knalpot dari ruang bakar yang berukuran besar, tapi apa daya motor model begitu hanya bisa didapat dengan cara inden berbulan-bulan dengan harga yang tidak murah.

Mengatasi hal tersebut banyak penguna sepeda motor yang akhirnya memodifikasi mesin motor mereka sesuai keinginan. Beruntunglah yang tinggal di Indonesia yang penduduknya super duper kreatif bahkan untuk merubah jantung sepeda motor menjadi sangat berbeda dari versi standar nya.

Berikut beberapa modifikasi mesin yang tidak biasa, tidak hanya sekedar bore-up habis-habisan, tidak hanya sekedar mencangkokan piston mobil ke blok motor hingga liner tipis dan gampang pecah. Tapi benar-benar merubah konstruksi mesin motor 100% dari satu silinder menjadi multi silinder.

#1 Mesin segaris dua silinder

Tipe konfigurasi mesin yang banyak ditemukan pada motor-motor buatan Produsen otomotif dunia. Konfigurasi ini sangat efisien dari segi konstruksi maupun maintenance.

Mesin segaris dua silinder


#2 Mesin L dua silinder

Tipe mesin ini biasa juga dikenal dengan mesin 90 derajat dan cukup identik dengan mesin Ducati. Cukup jarang pabrikan motor menerapkan konfigurasi mesin seperti ini pada motor-motor buatannya karena konstruksinya yang rumit dan cukup menyita tempat.

Tapi hal tersebut bukanlah menjadi halangan bagi para modifikator untuk merombak mesin tunggal menjadi multi silinder berkonfigurasi "L".

Mesin L dua silinder


#3 Mesin V dua silinder

Mesin V biasanya menciptakan sudut 45 derajat antara satu silinder dengan silinder lainnya. Mesin dengan konfigurasi ini cukup banyak ditemui dan menjadi salah satu konfigurasi mesin favorit untuk mendapatkan performa yang cukup tinggi.

Mesin V dua silinder


#4 Mesin W 3 silinder

Meskipun cukup jarang pabrikan otomotif menerapkan sistem konfigurasi seperti ini, tapi ide memodifikasi mesin tunggal menjadi multi silinder dengan konfigurasi "W" patut di acungi Jempol.




Bagi sebagian orang, melihat hal ini mungkin terlihat aneh, nyeleneh, dan ngabisin duit. Bahkan ada yang beranggapan dan menyarankan, kalau mau cc besar beli saja motor yang dari sananya cc-nya sudah besar, sebut saja Ninja 250 atau CBR 250.

Tapi tidak semua orang suka motor bergaya sport, lagipula ada kepuasan tersendiri ketika bisa tampil beda dari sebuah motor yang di jual masal.

Kepuasan terkadang mengalahkan logika, merubah mesin satu silinder menjadi multi silinder bukanlah pekerjaan mudah dan murah.

Setidaknya dibutuhkan biaya 15juta untuk merubah satu mesin menjadi dua silinder. Makin banyak jumlah silinder makin besar biaya yang dikeluarkan. 

Dan tidak sembarangan bengkel yang mampu melakukannya, salah satu bengkel spesialis modifikasi mesin adalah OM2S yang bermukim di Tangerang.

Demikian informasi mengenai keanehan dalam dunia modifikasi khususnya modifikasi mesin yang mampu memberikan kepuasan tersendiri bagi pemilik dan modifikatornya.

Silakan tinggalkan komentar anda.

Click to comment