Gantungan kunci vs Rumah kunci

Memberi gantungan pada kunci kontak sepeda motor memang menjadi kebiasaan sebagian besar masyarakat kita.

Beragam jenis dan model gantungan kunci bisa dengan mudah di temukan baik yang gratis ataupun berbayar, dari yang custom hand made sampai yang buatan pabrik.

Hal ini bertujuan agar kunci kontak mudah di temukan dan tidak mudah terselip diantara tumpukan barang lainnya.

Tapi pemberian dan pemilihan gantungan kunci kendaraan harus lah bijak, sebisa mungkin agar tidak menggunakan gantungan kunci yang terlalu banyak dan terlalu berat.

Karena ini dapat membebani lubang kunci dan dapat mempersingkat umur rumah kunci.

Gantungan kunci yang berat akan menarik anak kunci kebawah. Pada posisi berhenti dan diam mungkin tidak menjadi masalah.

Tapi pada saat motor mulai berjalan maka gantungan kunci akan bergerak kesana kemari karena getaran, yang juga akan membuat anak kunci tertarik kesana-kemari, jika dibiarkan tentu akan merusak rumah kunci dan membuatnya menjadi cepat oblak.

Setiap motor mulai jalan maka ketika itulah gantungan kunci akan “beradu” dengan rumah kunci.

Selain gantungan kunci yang berat, gantungan kunci yang meskipun ringan tapi berukuran besar, sebaiknya di hindari. Karena ukuran yang besar dan bobotnya yang ringan akan mudah terombang-ambing oleh angin yang juga akan berdampak pada rumah kunci.

Kebiasaan menyatukan berbagai kunci menjadi satu dengan konci motor pun bisa menjadi petaka bagi rumah kunci. Tak jarang kita menemukan orang yang menggantungkan kunci motor dengan kunci rumah, kunci lemari, kunci pagar, kunci brankas dan berbagai kunci-kunci lainnya.

Hal ini memang lebih praktis dan lebih mudah memanagement semua kunci jadi satu tapi dampaknya akan dapat mempersingkat umur rumah kunci sepeda motor anda.

gantungan kunci motor jangan terlalu berat

Selain kebiasaan memberi gantungan yang berlebihan pada kunci sepeda motor, menggantung barang bawaan seperti tas belajaan di kunci sepeda motor juga menjadi salah satu sebab rumah kunci cepat oblak.

Kalau rumah kunci sudah oblak maka sembarang kunci pun bisa masuk kedalamnya dan membuat motor ON dan akhirnya siapa saja bisa membawanya tanpa permisi sekalipun.

Mengingat rumah kunci sepeda motor cukup lumayan harganya, apalagi jika harus ganti satu set dengan kunci jok (untuk matik dan bebek) atau kunci tangki (untuk motor sport).

Kalau hanya ganti rumah kunci kontak, otomatis harus selalu bawa dua kunci untuk satu motor. Satu kunci khusus kontak, satu lagi untuk buka jok atau tangki, Jadi tidak praktis dan kurang efisien serta tidak etis.

Jadi, alangkah baiknya mencegah sedini mungkin agar rumah kunci tidak cepat rusak atau oblak karena disebabkan oleh hal-hal yang sebenarnya bisa kita antisipasi. Semoga bermanfaat.

Please Share Artikel "Gantungan kunci vs Rumah kunci" ini :)

0 Response to "Gantungan kunci vs Rumah kunci"

Post a Comment

Silakan tinggalkan komentar anda.