Fungsi Sekring atau Fuse serta masalah yang biasa dihadapinya

Setiap perangkat yang dialiri listrik baik itu perangkat elektronik maupun listrik rumah tangga memiliki sebuah komponen yang pasti ada yaitu sekring.

Benda kecil mungil yang bernama Sekring atau Fuse ini memiliki perananan sangat penting dalam sistem kelistrikan.

Pada sistem kelistrikan kendaraan motor terdapat beberapa jenis sekring yang sering digunakan. Pada sistem kelistrikan mobil, terdapat sejumlah sikring dengan ukuran ampere yang berbeda serta tujuan yang berbeda-beda pula.

Fungsi Sikring

Sekring berfungsi sebagai pengaman apabila terdapat beban yang melebihi kemampuan Aki atau terjadi hubungan pendek pada sistem perkabelan yang ada di jalurnya. Sekring biasa dipasang diantara sumber daya (baterai) dan beban.

Pada sistem kelistrikan mobil, setiap jalur beban memiliki sekringnya sendiri-sendiri. Misalnya untuk lampu terdapat sebuah sekring yang mengamankannya dengan ukuran ampere tertentu, begitu juga untuk perangkat lainnya seperti sistem Audio, AC, Pengapian, sistem lampu, dll.

Setiap sistem jalur listrik pada mobil, masing-masing akan diamankan dengan sebuah sikring.

Jadi tak mengeharankan jika pada mobil terdapat hingga puluhan sekring yang di tempatkan pada box khusus baik diruang mesin maupun di kabin sekitar kemudi.


Cara kerja Sekring

Ketika pada sebuah rangkaian listrik terjadi hubungan pendek atau beban yang berlebih maka sikring akan otomatis terputus sehingga suplai daya dari aki pun terputus.

Kejadian hubungan singkat pada kabel ataupun sambungan kabel akan sangat berbahaya karena bisa memicu api.

Oleh karena itu ketika terjadi hubungan arus pendek maka sekring otomatis akan memutus arus sehingga lebih aman. Selain aman untuk mobil juga aman bagi komponen mobil yang bersangkutan.


Beberapa masalah yang sering dihadapi sekering

Masalah Sekring sering putus

sekring yang sering putus menandakan ada yang salah pada sistem perkabelan mobil. Mungkin saja karena faktor umur, ada kabel yang terkelupas dan konslet.

Jika hal ini terjadi, sebaiknya periksa sistem perkabelan pada mobil, ini memang pekerjaan sulit tapi harus ditelusuri sumber masalahnya.

Untungnya pada mobil menggunakan sekring yang berbeda setiap jalurnya. Jadi sikring lampu berbeda dengan sekring audio, pengapian dst. Sehingga akan lebih mudah mendeteksi jalur kelistrikan yang mengalami masalah.

Ketika mendapati sekring yang sering putus, hindari melakukan jumper menggunakan serabut kabel.

Menjumper sekring hanya bisa dilakukan saat kondisi darurat ketika sikring putus dan belum bisa mendapat penggantinya, tapi ini pun dilakukan setelah mengetahui dan mengatasi sumber permasalahannya.

Atau mengganti sekring dengan kapasitas yang lebih besar, misalnya yang sebelumnya 5A di ganti dengan sekring 10A. hal ini bukan cara yang tepat untuk mengatasi sekring yang sering putus tapi malah akan membahayakan komponen mobil bahkan mobil itu sendiri

Masalah sekring meleleh

Sekring juga biasanya didapati dengan kondisi meleleh, ini biasa terjadi jika pemasangan sekring tidak tepat (miring atau longgar).

Ketika sekring tidak menempel kuat dengan rumahnya maka akan terjadi percikan api di sela-sela kaki sekring dan plat dudukan sekring. Percikan bunga api ini meskipun kecil dan tidak membahayakan tapi kalau terjadi terus menerus dan berulang-ulang maka akan membuat sekring panas dan meleleh.

Kualitas sekring juga mempengaruhi dan menjadi penyebab kenapa sekring bisa meleleh. Sikring kualitas rendah yang berharga murah memiliki bahan pembentuk isolator yang berkualitas rendah yang tidak tahan panas.

Harga sikring tidak terlalu mahal tidak sampai harus jual rumah untuk mendapatkannya jadi sebisa mungkin cari yang berkualitas, kalau kepepet yaa apa boleh baut..


Tips dan saran

Sekring menjadi “tameng” pelindung komponen kelistirkan pada kendaraan bermotor untuk itu perlu diperhatikan hal-hal yang tampaknya sepele karena bentuknya yang kecil.

1. Gunakan sekring sesuai spesifikasinya, jika sekring standart menggunakan 5A jangan coba-coba menggantinya dengan yang lebih besar kecuali jika memang ada perubahan pada komponen beban yang memaksa adanya penyesuaian pada sekring.

2. Hindari mengatasi sekering yang sering putus dengan menggantinya menggunakan serabut kabel. Pada kondisi darurat ini sah-sah saja dilakukan tapi setelah memastikan tidak ada masalah pada kelistirkan mobil dan penyebab sekring putus sudah di tanggulangi.

jumper sekring yang putus dengan serabut kabel

3. Hindari juga menganti kapasitas sekring dengan yang lebih besar untuk mengatasi sekring yang sering putus. Sebaiknya segera lakukan pemeriksaan sistem perkabelan. Secara umum kabel bodi utama mobil sangatlah berkualitas dan dibuat dengan daya tahan tinggi.

Jadi kemungkinan sekring putus dikarenakan ada instalasi baru yang ditambahkan ke sistem mobil sehingga menyebabkan sekring sering putus.

Jika anda baru-baru ini menambahkan instalasi baru pada sistem kelistrikan mobil, mulailah anailsa dari titik tersebut.

4. Pastikan selalu area fuse box bersih dan kering, sediakan juga sekring cadangan untuk mengantisipasi jikalau sekring tiba-tiba putus sehingga lebih mudah menggantinya.

5. Gunakan sekring berkualitas, sikring berkualitas bagus harganya relatif murah, masa iya mau beli yang murahan.


Itulah informasi seputar fungsi sekring dan masalah-masalah yang biasanya dihadapinya selama beroperasi. Semoga bermanfaat.

Please Share Artikel "Fungsi Sekring atau Fuse serta masalah yang biasa dihadapinya" ini :)

0 Response to "Fungsi Sekring atau Fuse serta masalah yang biasa dihadapinya"

Post a Comment

Silakan tinggalkan komentar anda.