Masalah Rem Cakram Motor Keras dan Tidak Pakem

Rem sepeda motor saat ini telah banyak menerapkan type cakram khususnya untuk roda bagian depan.

Pengereman dengan rem cakram dikenal lebih baik dari pada rem teromol. Secara konstruksi juga lebih ringkas dan kekinian.

Rem cakram memiliki beberapa masalah klasik seperti tuas rem yang keras saat di tarik tapi tidak setimpal dengan kekuatan pengereman yang dihasilkan alias tidak pakem.

Penyebab tuas rem cakram sepeda motor keras saat di tarik adalah karena ada masalah pada piston master rem, piston di Kepala babi atau As sliding kaliper rem.

Piston Master Rem Macet

Jika masalahnya ada pada sil piston master rem maka sebaiknya segera diganti. Biasanya partnya di jual satu set yang berisi piston master rem, pegas, sil, klip pengunci, ring, dan karet pelindungnya, jadi langsung plug n play, harganya pun murah.

Seal piston bisa macet karena kemungkinan adanya debu dan kotoran yang menyusup masuk akibat dari karet pelindungnya yang getas dan terkoyak/sobek.


As Sliding Kaliper Rem Macet

Jika sumber masalah rem cakram yang keras karena As sliding kaliper seret, bisa diatasi dengan membersihkannya dan memberikan lapisan stempet/grease/gemuk agar pergerakan kaliper rem lancar. Untuk memastikan kotoran tidak menyusup masuk ke dalam selonsong as ada karet pelindung yang mungkin sobek atau koyak, jika demikian sebaiknya di ganti.


Piston Kaliper Rem Macet

Jika masalahnya ada pada piston di kaliper rem yang macet maka bisa di atasi dengan membersihkan kaliper rem dan menganti seal nya dengan yang baru. Terkadang piston master rem macet dan ini sangat sulit dilepas dari Kaliper rem. 

Untuk melepas piston dari kaliper rem yang macet anda bisa menggunakan bantuan kompressor.

Rem Cakram Motor otonao

Setelah selesai melakukan penggantian sel ataupun piston Master rem dan Kaliper rem, anda perlu melakukan bleeding agar rem bisa kembali bekerja sebagaimana seharusnya.

Agar minyak rem tidak menyiprat kemana-mana, sambungkan ujung nipple pembuangan yang ada di kaliper rem dengan selang bening yang berukuran pas dan ujung selang lainnya masukan ke botol penampungan.

Selain untuk mencegah minyak rem menyemprot kemana-mana, penggunaan selang ini juga bisa memudahkan melihat apakah dalam sistem saluran minyak rem masih terdapat udara atau tidak.

Saat anda bekerja untuk memperbaiki rem cakram yang keras saat ditarik, sebaiknya berhati-hati karena minyak rem cukup merusak dan bisa membuat cat bodi motor kusam dan menjadi sumber korosif bagi pelg.

Ketika minyak rem terkena bagian dari motor sebaiknya segera di siram dengan air sebanyak-banyaknya.

Silakan tinggalkan komentar anda.

Click to comment