Ketahui Perbedaan Air Aki BIRU dan MERAH, biar gak di kira Modus

Aki basah masih banyak digunakan pada kendaraan bermotor masa kini meskipun aki tipe kering telah banyak menggoda pasar dengan keunggulan maintenance free nya

Aki basah seperti namanya, adalah aki yang bagian selnya harus dibasahi dengan air secara manual oleh pemiliknya.

Beda dengan aki kering yang pemiliknya tidak harus main air untuk menggunakannya, meskipun didalam aki kering sebenarnya ada airnya juga,, hanya saja air aki kering sudah diisi dan dikemas menjadi satu paket Aki sejak dari pabriknya.

Saat ini yang lebih cocok disebut aki kering mungkin teknologi aki yang di kembanghkan Bosch dengan teknologi Ultra Gelnya.

Nah yang jadi pertanyaan, air aki ternyata ada yang merah dan ada yang biru. Kadang suka bingung ketika ditanya penjaga toko mau beli yang merah atau yang biru?

"Yang bening saja kayak mbaknya...."

"....Juoh malah modus… padahal gak ngerti :D"

Air Aki BIRU dan MERAH

Air aki itu dibedakan menjadi dua, ada yang untuk air Tambah, ada air Zuur. Nah kalau mau tambah, pakai yang biru tapi kalau untuk pertama isi pakai yang merah.

Warna merah atau biru bukan warna airnya, akan tetapi warna tutup kemasannya sebagai pembeda agar tidak tertukar karena isinya sama-sama bening.

Air aki yang di kemas dengan tutup warna merah, adalah air yang khusus digunakan untuk mengisi aki yang masih baru.

Jadi jika anda baru saja membeli aki type basah, anda harus mengisinya dengan air Zuur yang tutup merah ini.

Tapi sekarang sudah tidak perlu membelinya secara terpisah, karena beberapa merk aki sudah menyediakan air zuur dalam paket kemasannya, anda tinggal mengisinya atau minta tolong kepada penjual untuk mengisinya sekalian.

Tenang tidak akan kena charge, lahwong ngisinya gampang, hanya perlu hati-hati saja karena air zuur mengandung asam sulfat (H2S04).

Sekali lagi, Perlu kehati-hatian saat bekerja dengan air Zuur yang di tandai dengan tutup kemasan berwarna merah.

Cairan ini cukup keras bisa membuat luka bakar atau minimal gatal-gatal jika terkena kulit, jadi sekali lagi berhati-hatilah. Jika tak sengaja terkena kulit sebaiknya segera cuci dengan air mengalir.

Air aki zuur hanya di isikan kedalam aki pada saat aki masuh baru, masih buka segel atau masih bau toko.

Lempengan seng/plat besi yang tersusun rapi dalam Aki tidak akan bisa menghasilkan listrik jika belum terkena air H2SO4.

Kalau lempengan-lempengan tersebut sudah kena air Zuur maka akan terjadi reaksi kimia antara sel-sel dalam aki dan akhirnya menghasilkan daya listrik.

Hnah ... sedangkan air aki yang biru, gunanya sebagai air tambah. Karena kita ketahui bersama, ketika aki beroperasi, maka air yang ada didalamnya akan menguap sedikit demi sedikit yang lama kelamaan akan habis.

Maka dari itu perlu ditambah secara berkala dengan melihat indikator garis penunjuk posisi High dan Low yang ada di bodi aki.

Air kemasan biru ini sudah melalui proses demineralisasi, jadi benar-benar air murni tanpa kandungan logam. Pada industri rumahan, air aki botol biru ini di olah dari bahan dasar air hujan.

Sekarang anda sudah tau kan bedanya air aki warna merah dan biru, jadi bisa jawab kalau mbak yang jaga tokonya tanya merah atau biru, biar gak dikira modus.

Silakan tinggalkan komentar anda.

Click to comment