AWAS Area ini TIDAK Boleh kena Cairan Pembersih Karat

Cairan Penetran menjadi andalan untuk mengatasi karatan pada komponen kendaraan khusunya untuk baut dan mur yang sudah mulai berkarat dan sulit di lepas.

Penggunaan cairan penetran bisa mengusir karat seketika tanpa prosedur rumit selama area tempat karat berada masih bisa dijangkau dan terjangkau oleh cairan penetran yang biasa di kemas dalam kaleng semprot dan telah dilengkapi selang kecil untuk menjangkau area sempit.

Tapi perlu diingat bahwasanya komposisi cairan penetran bisa merusak bagian tertentu dari kendaraan yang terbuat dari bahan non-metal.

Area tertentu pada kendaraan sebaiknya jangan sampai terkena cairan penetran karena dapat rusak. Area mana sajakah itu?

1. Komponen berbahan Karet

Selang yang terbuat dari karet seperti selang bensin, selang radiator, Ban, dll sebaiknya dihindari dari cairan penetran, karena cairan ini bisa membuat bahan karet menjadi getas sehingga mengurangi sifat elastisnya dan akhirnya mudah pecah.


2. Area Bersuhu Panas

Cairan penetran biasanya di kemas dalam kaleng bertekanan, seperti kaleng bertekanan pada umumnya penggunaan cairan penetran sebaiknya pada kondisi suhu normal. Artinya tidak dalam kondisi panas.

Misalnya jika area yang akan di semprot cairan penetran adalah mesin maka tunggu mesin dingin.
Atau saat ingin membuka baut knalpot, karena berkarat maka perlu di semprotkan cairan penetran, tapi sebelum menyemprotan carian penetran sebaiknya tunggu suhu knalpot dingin.

Yang paling dikhawatirkan adalah ketika menyemprotkan cairan penetran ke area yang panas bisa saja akan menyulut api dan membuat tabung meledak.


3. Bodi Mobil

Cairan penetran sangat ampuh untuk melunturkan karat dan tentu dapat melunturkan cat. Maka sebaiknya hindari bodi kendaraan dari cairan penetran Karena cairan ini dapat mengikis cat dan membuat tampilan mobil menjadi kusam.


4. Permukaan Jok

Pergerakan stelan jok terkadang menjadi seret karena karat, sehingga posisi Jok menjadi sulit diatur. Untuk mebgatasinya bisa dengan menyemprotkan cairan penetran pada rel Jok. Namun karena sifat cairan yang lumayan "keras" maka akan meninggalkan noda bercak ketika terkena kulit jok.

Ketika ingin menggunakan cairan penetran untuk area ini, pastikan semprotannya tidak menganai Jok mobil dan perhatikan juga karpet alas dasar mobil dan karet karpet sebaiknya di keluarkan terlebih dahulu.

Jika masih memungkinkan sebaiknya gunakan stempet atau oli mesin saja untuk rel jok agar bisa bergerak lancar.


5. Area beraliran listrik

Cairan penetran yang bersifat cair yang tentu saja merupakan Konduktor yang baik, sehingga bisa berpotensi mengakibatkan hubungan singkat/konsleting. Jika anda menyemprotkannya di sekitar Koil, mungkin saja anda bisa tersetrum. 

Jadi sebaiknya hindari menyemprotkan cairan penetran di area kelistrikan seperti kabel bodi, Soket penghubung, atau area kepala busi

Jika pun merasa perlu untuk membersihkan karat yang biasa menempel di soket, sebaiknya lepaskan sumber arus dari aki dan bersihkan sisa cairan penetran dengan lap hingga bersih dan kering.

merk cairan pembersih karat otonao

Beraneka merk dan jenis cairan penetran yang bisa ditemukan di pasaran saat ini dari berbagai pabrikan seperti STP, WD40, Wurth dan lainnya. Cairan penetran tersebut sangat mudah ditemui baik di bengkel onderdil hingga ke Supermarket yang menjual berbagai kebutuhan.

Cairan penetran ini memang sangat ampuh untuk mengusir karat yang menjadi penyebab baut macet. Tapi, Awas jangan sampai terkena Area yang sudah disebutkan diatas karena bisa merusak dan malah mengganggu pemandangan.

Itulah beberapa titik yang perlu dihindari ketika menggunakan cairan penetran perontok karat. Semoga bermanfaat.

Silakan tinggalkan komentar anda.

Click to comment