Gas Spontan, Cegah pergelangan tangan melintir

Gas spontan salah satu aksesoris aftermarket yang banyak diminati. Selain bisa membuat tampilan motor menjadi lebih gahar, gas spontan juga memiliki fungsi yang bisa meningkatkan performa secara psikologis.

Sekarang ini banyak pilihan gas spontan yang biusa digunakan mulai dari yang berharga murah dikisaran puluhan ribu hingga yang harganya mahal hingga ratusan ribu.

Gas Spontan yang dalam bahasa ilmiahnya biasa juga di sebut dengan nama Quick Throttle sebenarnya tidak memiliki keistimewaan yang fantastis jika di tilik dari sistem kerjanya.

Karena secara konstruksi tidak jauh berbeda dengan sistem gas pada motor standart.

Pembeda yang paling mencolok adalah pada tempat gulungan kabel gas yang pada gas spontan ukurannya lebih besar dari pada gulungan kabel gas standart.

Dari sinilah yang membuat perbedaan signifikan terhadap sistem pembuka gas standart dan sistem gas spontan.

Dengan ukuran gulungan kabel gas yang lebih besar maka tidak perlu memelintir grip gas terlalu banyak untuk membuka penuh katup/skep di intake manifold. Penggunaan Gas Spontan bisa cegah pergelangan tangan melintir.

gas spontan

Perangkat gas spontan sangat bermanfaat bagi pengendara motorcross yang mengharuskan buka-tutup gas dalam waktu singkat dan sering.

Gas spontan juga sering dijumpai pada motor balap yang bermain di trek pendek atau motor drag yang membutuhkan bukaan gas cepat dalam waktu singkat.

Bukaan gas penuh hanya perlu sedikit putaran grip, tidak seperti gas standart yang harus memutar hampir 180 derajat untuk membuka penuh skep karburator atau katup kupu-kupu di intake manifold.

Secara umum pengunaan gas spontan memberi keuntungan antara lain :

1. Membuat mesin terasa lebih responsif, meskipun pada kenyataannya sebenarnya tidak, karena sektor mesin tidak mengalami perubahan apa-apa. Tapi karena hanya dengan memutar sedikit grip gas mesin sudah teriak, jadi kesannya seperti performanya meningkat.

2. Pergelangan tangan tidak mudah pegal saat memutar grip gas hingga penuh. Gas spontan memang sangat cocok untuk penggunaan motor dimana sering membuka gas hingga penuh, Pergelangan tangan tidak perlu sampai melintir seperti orang main kendang.

3. Tampilan motor lebih sporty, jelas karena gas spontan identik dengan motor balap. Motor balap Road Race atau drag race yang berbasis motor komersil banyak memodifikasi grip gasnya dengan type gas spontan.

Meskipun untuk urusan menilai dari segi tampilan memang relatif, tapi tidak ada yang menyangsikan bahwa penggunaan gas spontan akan mendongkrak penampilan motor menjadi lebih sporty.


Secara Umum penggunaan gas spontan memiliki kekurangan diantaranya :

1. Kebiasaan

Sebenarnya tidak ada kekurangan dari penggunaan gas spontan ini hanya saja perlu diperhatikan ketika pertama kali menggunakan gas spontan karena bisa berbahaya bagi pengguna yang tidak terbiasa.

Kalau biasanya kita harus memutar grip gas hingga 20 derajat agar motor bisa jalan, maka dengan menggunakan gas spontan hanya perlu memutar grip 5 derajat dengan bukaan yang sama.

Kalau belum terbiasa, bisa-bisa motor teriak atau malah “lompat” tak terkendali. Filling terhadap bukaan gas dan reaksi motor perlu dilatih kembali agar tidak kagok.

Tapi ini hanya masalah kebiasaan, jarak 2-3 kilometer, anda pasti sudah terbiasa menggunakan, mungkin besok lupa lagi. Tapi ada pepatah lama mengatakan ala bisa karena biasa, jadi tidak perlu khawatir namun tetap berhati-hati.

2. Saklar

Selain faktor kebiasaan, fitur pada gas spontan aftermarket yang dibeli bisa malah menyusahkan jika anda salah pilih.

Misalnya terkait saklar lampu atau saklar double starter yang biasa ada di handel kanan stir. Jika anda salah pilih gas kontan yang tidak dilengkapi tombol double starter maka anda harus membuatkan saklar tersendiri, kecuali kalau memang untuk motor balap, yaa siapa peduli dengan double starter.

3. Perawatan

Perawatan perlu lebih intens untuk pengguna gas spontan. Karena didalam perangkat gas spontan terdapat beebrapa part yang perlu pelumasan dengan grease, I|ngat!!! dengan Grease bukan dengan oli mesin bekas.

Jadi jika anda menggunakan gas spontan harus lebih sering melakukan perawatan dibanding menggunakan grip gas standart.

4. Boros

Selanjutnya yang menjadi kekurangan dari penggunaan gas spontan adalah konsumsi bahan bakar menjadi lebih boros. Ini dikarenakan penggunaan gas spontan yang agak sulit mengatur bukaan tipis-tipis tergantung refleks tangan.

Dengan grip standar biasanya kita bisa membuka minimal 5 derajat misalnya, maka dengan gas spontan kita tidak bisa lagi atau sulit sekali melakukan bukaan 5 derajat.

Ini otomatis akan membuat mesin boros bensin karena setiap sekali putar gas, bukaan skep sudah terbuka lebar dan bensin menyesuaikan bukaan skep tapi tenaga motor tidak sesuai kebutuhan karena terlalu besar sedangkan rencananya hanya ingin jalan santai sekitar perumahan.


Mengingat gas spontan ini cukup berpengaruh terhadap performa dan fungsionalitas motor maka perlu dipilih gas spontan yang sesuai untuk motor anda apalagi kalau motor masih sering di gunakan beraktifitas sehari-hari.


Pertimbangan ketika memilih Gas Spontan/Gas Kontan :

1. Fitur gas spontan

Perhatikan fasilitas atau fitur yang di tawarkan oleh gas spontan yang akan anda beli. Apakah tersedia saklar untuk menggantikan saklar yang biasa menyatu dengan rumah selongsong grip gas standart.

Biasanya ada gas spontan dengan satu, dua atau tiga tombol. Yang bisa digunakan untuk menggantikan fungsi saklar-saklar tersebut.

Memang, gas spontan dengan tombol biasanya sedikit lebih mahal, meskipun selisihnya tidak terlalu jauh dan untuk kenyamanan dan keamanan hal ini perlu di pertimbangkan.

2. Konstruksi gas spontan

Perhatikan konstruksi gas spontan apakah tampak meyakinkan, khususnya ketika beroperasi nantinya.

Perhatikan pada bagian jalur kabel gas apakah akan mudah bergerak. Sebagian gas spontan menggunakan semacam roller pada jalur kabel gas untuk membuatnya bebas bergerak.

3. Setelan

Pilihan gas spontan yang memiliki pengaturan toleransi clearance bisa dijadikan pertimbangan sehingga bisa disesuaikan jarak main tarikan gas sesuai dengan kebiasaan atau setingan yang cocok.

Pertimbangkan juga pilihan Gas Spontan yang dilengkapi dengan sdjustable nipple untuk memudahkan penyetelan dan proses pemasangan.

4. Bahan

Material kabel dan bahan rumah gas spontan haruslah kokoh dan tampak meyakinkan dilengkapi dengan kabel gas yang lentur dan mudah bergerak di selongsongnya meskipun posisinya tertekuk.

Handgrip yang nyaman di genggam dan tidak licin bisa menjadi point penting ketika memilih gas spontan yang akan digunakan untuk memberi rasa aman nyaman ketika berkendara.

Handgrip yang mantap di genggam dan melekat erat di selongsongnya dapat meningkatkan presistensi bukaan gas seusai keinginan


Untuk penggunaan pada motor yang sering turing, gas spontan juga dapat sangat membantu sekali karena ketika perjalanan jauh, grip gas cenderung lebih sering terbuka penuh dan ini akan terasa lebih nyaman jika menggunakan gas spontan karena bisa mencegah tenagn melintir yang bikin keram dan pegal.

Tapi memang akan lebih nyaman lagi jika melengkapi motor dengan teknologi system jelajah (Cruise Control).

Lain dengan motor balap yang jarang menutup gas. Momen paling sering ditemukan pembalap menutup gas adalah saat masuk tikungan selebihnya gas akan di buka penuh.

Oleh karena itu penggunaan gas kontan sangat penting di motor balap. Kalau perlu malah skep hanya bisa buka tutup tidak perlu ada opsi buka setengah apalagi kalau motor sudah full elektronik.

Masuk tikungan-tutup gas, keluar tikungan-tarik gas penuh, tidak peduli bagaimana kondisi motor dan aspal, mau miring, mau licin atau berpasir pokoknya sikat gas poll, nanti elektronik yang urus sisanya.

Itulah hal-hal yang perlu diketahui tentang Gas Spontan yang banyak digunakan utnuk memodifikasi grip gas standart bawaan pabrik. Semoga bermanfaat.

Please Share Artikel "Gas Spontan, Cegah pergelangan tangan melintir " ini :)

0 Response to "Gas Spontan, Cegah pergelangan tangan melintir "

Post a Comment

Silakan tinggalkan komentar anda.