Cara Mengganti Pasta Prosesor Laptop

Untuk mengganti pasta prosesor laptop tidak semudah seperti ketika akan mengganti Pasta Komputer Desktop. Pasalnya posisi Prosesor sangat sulit diakses dan harus membongkar hampir seluruh bagian laptop.

Pekerjaan mengganti pasta prosesor laptop bisa memakan waktu lama karena proses bongkar pasangnya yang relatif sulit.

Jika anda punya jiwa kreatif dan senang dengan kegiatan membongkar-pasang peralatan elektronik, anda bisa mencoba mengganti pasta prosesor laptop sendiri di rumah.

Pada contoh kali ini kita akan mengganti pasta prosesor laptop Asus A42F. sebelumnya siapkan terlebih dahulu alat dan bahannya antara lain
  • Pasta prosesor 
  • Tisu Basah atau alkohol
  • Tisu Kering atau Lap microfiber yang biasa untuk kaca mata 
  • Mika bekas kartu SIM 
  • Cutter dan obeng 

# Cara mengganti Pasta Prosesor Laptop

Pertama-tama bongkar bagian-bagian Laptop hingga ketemu posisi prosesor pada laptop.

Untuk membongkar Laptop Asus A42F, anda bisa lihat Cara membongkar Laptop Asus A42F. Untuk laptop type lain, anda bisa mencoba mencari tutorialnya di Google atau Youtube.

Setelah laptop terbongkar hingga kelihatan mainboardnya dan bisa terlihat jelas prosesor laptop yang tertutup seperangkat heatsink, proses penggantian pasta prosesor laptop pun bisa dimulai.

Lepas perangkat heatsink yang melekat pada prosesor, biasanya diikat dengan baut atau mekanisme pengunci khusus.

Setelah heatsink terlepas, Anda bisa mulai proses mengganti pasta prosesor.

Sebelum mengganti thermal paste prosesor, sebaiknya anda membersihkan sisa-sisa pasta prosesor yang menempel di heatsink dan di prosesor dengan menggunakan tisu basah dan dikeringkan dengan tisu kering/lap microfiber.


# Membersihkan Pasta Prosesor yang sudah mengering

Untuk membersihkan Pasta Prosesor laptop yang sudah mengering, siapkan mika bekas kartu SIM.

Pipihkan salah satu ujungnya dengan menggunakan cutter. Ini bertujuan agar memudahkan mengerok sisa thermal pasta prosesor laptop yang sudah mengering.

laptop asus a42f, mengganti pasta laptop, mengganti thermal paste laptop,

Kerik perlahan pasta yang sudah kering dengan Mika kartu Sim tadi, bantu dengan mengusapkan tisu basah agar pasta menjadi sedikit lunak.

mengganti pasta pprosesor laptop yang sudah kering, laptop asus,

Lakukan perlahan saja, dengan tenaga seadanya, lakukan dengan sangat hati-hati jangan sampai membuat goresan pada bagian prosesor atau melukai IC yang ada disekitar inti prosesor. Pekerjaan ini berat, kamu gak akan kuat, biar aku saja (dilan mode on). Heheheehe.

Bersihkan dengan seksama, utamanya pada kaki-kaki IC yang ada disekitar intinya inti prosesor. "halah jadi kayak pak Ndul yang ngaku sebagai ahlinya ahli, core of the core dan punya kemampuan ber komunikasi langsung dengan Jendralnya alien."

Kalau perlu, untuk memudahkan proses pembersihan pasta prosesor yang sudah mengering, lepaskan mika pelindung prosesor, kalau ada.

mengganti pasta laptop asus a42f yang sudah kering, laptop asus,

Tapi sebaiknya tidak perlu melepas Prosesor dari rumahnya karena di kahawatirkan nanti ada pin prosesor yang bengkok selama proses pembersihan.

Tapi jika anda yakin tidak akan merusak pinnya, anda bisa melepas prosesor dengan memutar kunciannya menggunakan obeng minus. Putar kunciannya 360 derajat secara perlahan-lahan dan harus sangat ekstra hati-hati, khususnya jika laptop anda sudah berumur..

Untuk posisi prosesornya saat pemasangan nanti, tidak perlu khawatir akan tertukar atau terbalik. Karena pada bagian prosesor ada semacam tanda nok di salah satu sisinya sebagai penanda posisi peletakan prosesor.

mengganti pasta prosesor laptop yang sudah kering

Bersihkan sisa thermal paste yang sudah mengering secara perlahan dan hati-hati. Usahakan tidak ada lagi sisa pasta yang menempel di prosesor dan sekitarnya.

Jika sudah yakin bersih, keringkan bagian prosesor menggunakan lap microfiber atau tisu kering.

mengganti pasta prosesor


Jika semua sudah bersih, pasang kembali prosesor pada tempatnya. Selanjutnya, olesi pasta prosesor yang baru pada permukaan prosesor.

Anda bisa menaruh pasta di tengah permukaan prosesor saja, atau meratakannya keseluruh permukaan prosesor. Terserah, mana yang menurut anda lebih meyakinkan, yang penting jangan kebanyakan atau terlalu sedikit.

Setelah itu pasang heatsink dan rakit kembali laptop anda.

Mengganti pasta prosesor laptop, laptop asusu

Pasta Prosesor yang sudah mengeras, bisa menjadi salah satu penyebab kenapa laptop sering mengalami gejala Bluescreen yang disebabkan karena prosie kepanansan.

Salah satu indikasinya adalah pesan bluscreen yang mengatakan ada kesalahan pada filename halmacpi.dll.

Pesan error ini menandakan ada kesalahan pada prosesor yang mengalami gangguan. Mungkin rusak atau hanya karena overheat akibat pasta prosesornya sudah jelek atau mengeras.

Kebetulan Laptop Asus A42F yang saya gunakan ini, belum pernah ganti pasta sama sekali selama 7 tahun masa tugasnya. Hingga akhirnya laptop sering bluescreen yang kemungkinan disebabkan karena thermal paste-nya minta ganti.

Sebelum memutuskan mengganti pasta sesuai standart SOP, beberapa kecurigaan pun sempat ditujukan ke berbagai sumber yang mungkin menjadi penyebab bluescreen.

Mulai dari kemungkinan Software yang koplak hingga problem hardware seputaran memori, Hardisk, prosesor hingga ke mainboard.

Tetapi semua kecurigaan tersebut pupus setelah mencoba memasang memori ke laptop lain ternyata laptop tersebut baik-baik saja. Berarti memory normal.

Tersangkannya kemudian mengerucut antara hardisk, prosesor dan mainboard. Untungnya di beberapa forum komputer/laptop banyak yang mengatakan bahwa kemungkinan proseror bisa rusak, kecil.

Kecuali kalaiu leptop atau komputer sudah di overclock atau dipaksa bekerja melebihi kemapuannya maka bisa jadi prosesor rusak.

Tapi kalau pemakaian normal, kecil kemungkinan prosesor bisa rusak. Masuk akal juga, mengingat harga prosesor sekecil itu, cukup mahal. Kecuali kalau Laptop memang sudah berumur. "yah biar bagaimanapun, umur gak bisa bohong."

Meskipun belum pasti kebenarannya, namun statement ini agak sedikit menenangkan, sehingga kemungkinan kerusakan tinggal dua, kalau bukan hard disk, yaa mainboard. Meskipun faktor umur juga sedikit mengganggu, mengingat laptop Asus yang saya pakai ini sudah lumayan berumur.

Saya yakin mainboard laptop ASUS A42F ini tidak bermasalah. Bukan karena apa-apa, soalnya kalau sampai mainboardnya yang rusak, yaa alamat gantung laptop. Hehehehe.

Jadi saya anggap dan berharap mainboardnya baik-baik saja.

Sehingga tersangkanya mengerucut ke satu target yaitu hardisk. Sayangnya selama proses identifikasi, tidak ada hardisk yang bisa dipinjam untuk memastikan apakah hard disknya memang bermasalah.

Satu-satunya metode yang digunakan untuk memeriksa kondisi hardisk adalah dengan perintah Command Prompt di Windows dan mengetikkan perintah Chkdsk. Dan juga pakai Software Sentinel untuk dijadikan pembanding dari metode pemeriksaan hardisk via comand prompt tadi.

Dan setelah di check, dinyatakan hardisk dalam keadaan baik. Menurut hasil analisa Sentinel, hard disk laptop ini memiliki Performance yang Exellent dan Health juga Exellent 100%.

kondisi hardisk menurut sentinel, hardisk laptop,

Sebenarnya ingin sekali laptop ini saya belikan hard disk lagi, yaa lagi. Karena laptop ini sudah pernah ganti hardisk saat umurnya menginjak 4 tahun.

Baca juga :

Tapi setelah mempertimbangkan harga hardisk yang lumayan mahal, dan identifikasi kerusakannya belum tentu di hardisk, maka opsi ganti hardisk di tunda dulu.

Solusi termudahnya adalah mengganti pasta karena tidak perlu keluar biaya banyak, hanya perlu beli thermal pasta untuk prosesor yang harga 10 ribuan.

Sebenanrnya kalau ada uang nganggur, pengen juga pakai thermal paste yang agak mahal dan bermerk seperti Artic Silver 5, Noctua NT-H1, DeepCool Z9, dll. Tapi apa daya hanya bisa beli thermal paste murah meriah tanpa merk seharga 10 ribuan.

Sebelumnya laptop ini sudah pernah ganti pasta prosesor saat membersihkan kipas pendinginnya.

Tapi saat itu, bekas pasta prosesor lama yang sudah mengering, tidak dibersihkan. Hanya pada bagian permukaan prosesor yang menempel ke heatsink saja yang dibersihkan, selebihnya dibiarkan begitu saja.

Masih ada sisa prosesor yang mengeras menempel di kaki IC yang berada di sekitar permukaan prosesor. Mungkin ini turut andil menghasilkan panas berlebihan pada prosesor.

Jadi ketika laptop dirakit kembali, gejala bluescreen tetap saja muncul sesuka hati.

Sampai sempat juga mengganti OS Windows dengan versi Custom untuk mengatasi bluescreen, namun ternyata hanya bertahan beberapa hari saja, kemudian Laptop kembali kumat.

Karena memang kecenderungan Bluescreen, bisa disebabkan karena suhu laptop yang terlalu tinggi, lebih tinggi dari panas yang bisa di tolelir oleh komponen laptop.

Jadi jika anda mengalami masalah bluescreen yang terlalu sering pada laptop, bisa coba mengganti pasta prosesor laptop sebelum memilih opsi mengganti hardware. Kecuali jika memang sudah di pastikan hardwarenya yang bermasalah.

Saat mengganti thermal paste, bersihkan semua sisa pasta prosesor laptop yang mengeras agar mendapatkan hasil yang sempurna.

Mengingat urusan mengganti pasta laptop bukan pekerjaan mudah karena harus membongkar semua bagian laptop, maka anda harus mengerjakannya secara total, tuntas, maksimal namun tetap berhati-hati.

Kehati-hatian sangat penting saat membongkar maupun merakit laptop kembali.

Jangan sampai saat merakitnya, ada soket atau baut yang belum terpasang. Kalau sampai selesai dirakit ternyata soket kipas lupa dipasang, bisa repot.

Itulah informasi mengenai cara mengganti pasta prosesor laptop khususnya untuk laptop ASUS A42F serta sedikit cerita yang melatar belakanginya. Semoga bisa bermanfaat.