Membuat sistem hidroponik menggunakan botol

Bercocok tanam hidroponik tidak harus menggunakan gully dari paralon bulat atau talang kotak yang mungkin bagi sebagian orang cukup memberatkan dari segi ongkos.

Sistem hidroponik bisa dibangun dengan beragam bahan sebagai wadah tanaman, salah satunya adalah menggunakan botol air minuman kemasan.

Botol plastik bekas Air minuman kemasan dapat didapatkan dengan mudah di sekitar kita atau membelinya di pengepul barang bekas.

Hidroponik sederhana dari botol bekas bisa di buat dalam waktu singkat untuk menghiasi dan menghijaukan halaman rumah dengan cara mudah.

Bahan dan alat untuk membuat hidroponik dari botol bekas

1. Botol kemasan bekas minuman berkapasitas 600 ml atau 1500 ml

2. Siapkan juga peralatan seperti Gunting, cutter atau pisau untuk memotong botol bekas

3. Karena hidroponik dari botol umumnya menerapkan salah satu sistem hidroponik yaitu system wick, maka siapkan bahan sumbu/wick dari kain bekas atau kain flannel, sebagai penyalur nutrisi

4. Bibit tanaman. Bisa di temukan di toko pertanian. anda bisa pilih antara tanaman sayuran atau buah. Bibit tanaman ini harus disemai terlebih dahulu di dalam rockwool hingga muncul daun sebanyak 3-5 daun baru bisa dipindahkan ke dalam botol hidroponik.

5. Pupuk nutrisi A dan B, bisa berupa pupuk cair atau bubuk. Larutkan nutrisi A dan B lalu campurkan dengan air sebagai sumber butrisi tanaman. Pilih jenis nutrisi sesuai dengan tanaman yang akan di tanam, apakah sayuran atau buah-buahan.

6. Paku atau solder untuk melubangi dinding botol sebagai jalur udara luar agar dapat menjangkau akar tanaman


Cara membuat hidroponik wick system dari botol

1. Potong botol bekas minuman menggunakan cutter yang telah disediakan. Posisi potong agak keatas dari titik tengah botol

Membuat sistem hidroponik menggunakan botol

2. Lubangi didnding botol bagian atas menggunakan solder di beberapa titk. Lubangi juga penutup botol untuk nanti dijadikan jaluir masuk sumbu dari kain flannel yang sudah di siapkan

Membuat sistem hidroponik menggunakan botol

3. Masukan sumbu dari flannel atau kain bekas kelubang yang dibuat pada tutup botol. Usahakan sumbu cukup panjang untuk menjangkau bagian daasr botol dan dapat mengenai akar tanaman diatasnya.

Membuat sistem hidroponik menggunakan botol

4. Racik air nutrisi dan masukan air ke wadah botol bagian bawah lalu campurkan pupuk nutrisi A dan B sesuai takaran. Perbandingannya adalah 5 ml untuk 1 liter air.

5. Letakkan potongan botol bagian atas dengan posisi terbalik ke bagian botol bagian bawah.

Membuat sistem hidroponik menggunakan botol

6. Masukkan media tanam ke dalam wadah hidroponik dari botol dan bibit tanaman yang sebelumnya telah di kembangkan dalam rockwool. Pastikan akar tanaman hidroponik dalam botol bersentuhan dengan sumbu agar mendapat asupan nutrisi dengan baik.

7. Tempatkan botol yang sudah berisi air nutrisi dan tanaman di tempat yang mudah terkena sinar matahari namun juga terlindung dari air hujan agar kualitas air nutirsi tidak terganggu.

8. Anda telah selesai membuat hidroponik menggunakan botol dengan system Wick. Selanjutnya tugas anda adalah merawat dan memantau jumlah air nutrisi dalam wadah botol.


PERAWATAN TANAMAN HIDROPONIK SISTEM WICK

Perawatan tanaman hidroponik menggunakan botol system wick tidaklah terlalu sulit. Anda hanya perlu memastikan penempatannya yang tidak terkena air hujan nanmun mendapatkan sinar matahari yang cukup.

Selanjutnya anda perlu manambahkan ai nutrisi dan meningkatkan persentase nutrisi A dan B mengikuti perkembangan tanaman.

Takaran umum yang digunakan untuk nutrisi tanaman hidroponik adalah 5 ml untuk 1 liter air pada minggu pertama dan meningkat menjadi 6 ml untuk minggu kedua hingga tanaman memasuki masa panen.

Bagaimana simple, mudah dan sederhana bukan?

Bercocok tanam secara hidroponik sederhana menggunakan botol dapat di lakukan dengan barang bekas yang mudah didapat di sekitar kita. Dengan menanam sendiri, kita bisa mendapatkan sayuran segar yang kulitasnya sangat terjamin karena kita yang menanamnya sendiri. Semoga bermanfaat.

Related Posts

Subscribe Our Newsletter