Cara mengatasi komputer sering mati atau restart

Cara mengatasi komputer yang sering mati / restart dengan menganalisa satu persatu sumber permasalahan yang mungkin jadi penyebabnya.

Banyak penyebab kenapa komputer bisa tiba-tiba mati / restart sendiri.

Beberapa diantaranya adalah karena kepanasan, suplay daya kurang, hardware bermasalah atau masalah software crash.

KEPANASAN 

Komputer membutuhkan suhu kerja yang ideal. Sementara itu, prosesor dan beberapa hardware komputer akan menghasilkan panas selama proses kerjanya.

Jika prosesor dan hardwarr lainnya kepanasan maka ia akan menjalankan prosedur pengamanan yang salah satunya adalah menshut down atau restart dirinya.

Solusinya adalah, memperbaiki atau memaksimalkan sistem pendingin komputer.

Penggantian pasta prosesor dan penambahan kipas pendingin menjadi jalan keluar dari problem kepanasan yang menjadi penyebab mati/restrat pada komputer.


SUPPLY DAYA

Sumber daya komputer di pasok oleh power supply dengan besaran watt yang sudah disesuaikan.

Supply daya bisa terganggu dikarenakan kondisi power supply yang menurun atau karena pasokan listrik dari PLN sedang tidak stabil akibat cuaca buruk atau memang sedang peak time.

Solusinya, periksa kondisi power supply, kalau ada cpu teman yanh bisa dipinjam ps unitnya untuk memastikan bahwa power supply yang bermasalah.

Kalau memang power supply masih normal, mungkin sambungan listrik yang kurang stabil. Ada baiknya menggunakan stabiliser untuk menjaga pasokan listrik ke cpu tetap dalam batas toleransi.


HARDWARE

Mendeteksi masalah hardware bisa gampang bisa susah. Pasalnya kita harus menerawang dan memperkirakan hardware mana yang jadi sumber masalahnya.

Prosesor yang masuk kedalam kategori hardware mungkin baik-baik saja. Karena dalam perjalanan sejarah cpu, rasanya sangat jarang sekali kejadian prosesor mati. Kecuali kalau komputer overclock atau yang di pakai gaming kelas berat.

Kalau komputer skala rumahan yang cuma buat ngetik, ngeprint dan main game solitare, rasanya jarang sekali rusak proseaornya, yang sering malah mainboardnya yang minta ganti.

Jadi pemeriksaan untuk prosesor di skip saja.

Lanjut cek RAM, RAM atau memori bisa jadi penyebab kenapa komputer mati / restart. Problem RAM bisa diatasi dengan cara darurat yaitu membersihkan pin kuningannya dengan penghapus.

Selain RAM, hardisk juga boleh diperiksa, mungkin umurnya sudah tua. Kalau hadisk sudah umur 5 tahun kayaknya sudah boleh dicarikan penggantinya. Coba cara primitif mengakali hardisk yang sudah rusak, siapa tau berpengaruh.

Konektor hardisk juga bisa dicurigai menjadi penyebab komputer sering mati/restart sendiri. Apalagi kalau konektor nya sudah pakai yang type SATA.

Soalnya, konektor SATA mancepnya tidak semantep seperti kabel data type IDE yang terhubung kuat di slot hardisk dan harus ekstra tenaga untuk mencabutnya.

Begitu juga kabel power SATA, tidak semantap type ATA.

Kadang kabel SATA ini suka uglik-uglik (goyang-goyang), coba pastikan kabel sata ini apakan perlu diganti atau diakali dulu pakai isolasi agar mancepnya kuat.

lapisi slot sata dengan isolasi

Kecurigaan pada hardware harus ditebus dengan menganalisa satu persatu setiap pheriperal yang mungkin memiliki gejala kerusakan dan pada akhirnya mungkin anda harus mencurigai mainboard sebagai sumber masalah. Untuk mereparasi mainboard, sebaiknya serahkan ke ahlinya, kecuali jika anda sudah nothing to lose mungkin bisa mencoba membersihkan mainboard atau kalau nekat, mencuci mainboard sekalian. Siapa tau ada debu dan kotoran yang berkerak disela-sela kaki pin konektor dan komponennya.


SOFTWARE

Beberapa software mungkin menjadi sumber crash dan memaksa komputer mati atau restart.

Kalau mengerti cara instal windows, bisa langsung instal ulang saja komputer lalu jalankan windows beberapa saat, tanpa software tambahan lainnya.

Jika ternyata komputer berjalan baik-baik saja, barulah mulai instal software satu persatu, mulai dari driver pendukung kemudian software penunjang aktifitas.

Tapi jangan lupa untuk membuat restore point pada posisi dimana komputer bekerja baik.

Bisa pada titik awal windows diinstal atau ketika semua driver terpasang.

Ini untuk memudahkan anda menganalisa software mana yang jadi biang masalah.


WINDOWS

Ada kemungkinan Windows-nya yang bermasalah atau tidak cocok lagi dengan Main board anda. Windows versi terbaru, mungkin dapat diinstal ke mesin produksi lama tapi Komputer keluaran terbaru agak sulit atau bisa dibilang tidak dapat diinstal Windows / OS versi lama tanpa perlakuan khusus.

Jadi kenali CPU anda, jangan-jangan komputer anda mengusung teknologi iterbaru yang sedang ingin anda instal Window XP.

Atau bisa jadi, CPU anda adalah keluaran lama ketika WIndows XP berjaya dan sedang ingin anda instal windows 10. 

Ketika sebelumnya, sebuah komputer terinstal windows XP dan akan beralih ke WIndows 7, 8 atau 10, maka harus ada sedikit setingna yang dirubah dalam BIOS. Jika pengaturan di BIOS kurang tepat maka bisa juga menjadi penyebab komputer sering mati / restart ketika digunakan.


Setelah semua langkah-langkah analisa dilakukan, mungkin anda akan bisa menarik kesimpulan kira-kira apa sumber penyebab komputer sering mati/restart.

Tapi kalau punya uang banyak, mending bawa ke tukang servis atau belikan komputer baru sekalian hehehe. Semoga bermanfaat.