Kekurangan dan Kelebihan mesin SINGLE silinder

Mesin single silinder menjadi salah satu tipe mesin yang paling banyak di temukan pada motor yang ada di sekitar kita.

Dari mulai motor bebek, motor matik, hingga motor sport masih banyak yang menggunakan mesin tunggal sebagai sumber tenaganya.

Meskipun banyak digunakan, bukan berarti mesin single tanpa kekurangan.

Kekurangan mesin silinder tunggal.

Getaran

Masalah balance menjadi tantangan utama pada mesin single silinder. Semakin besar kubikasi yang diterapkan pada mesin maka getaran yang ditimbulkan akan semakin besar khsusnya saat putaran tinggi.


Transfer Daya

Ambil contoh motor multi silinder dan single silinder, ada KTM 690 single silinder dan Honda CB 650 inline 4.

Pada mesin single, langkah kerja akan terjadi setiap 2 kali putaran poros engkol, itu berarti ada jeda dari setiap tenaga yang diberikan oleh mesin.

Tidak peduli seberapa berat roda gila yang digunakan, tetap ada momen dimana mesin menunggu piston meyelesaikan siklusnya sebelum power berikutnya dihasilkan.

Baca juga : roda gila? yang waras kemana??

Sedangkan pada mesin multi silinder, katakanlah 4 silinder seperti Honda CB 650 CC, motor akan mendapatkan suplai daya yang lebih merata.

Jika dilihat dari urutan pengapian misalnya, 1, 3, 2, 4 (untuk 4 silinder), maka mesin 4 silinder akan melakukan 4 langkah usaha dalam 2 kali putaran poros engkol.

Dan ini akan menghasilkan suplai daya yang lebih halus dan merata meskipun tenaga yang dihasilkan lebih kecil (162 CC per silinder)


Panas Mesin

Untuk pendingin air, rongga saluran pendingin (water Jacket) menyelimuti liner silinder dan kepala silinder untuk berusaha membuat mesin tetap dingin.

Sementara itu jangkauan dari water coolant dalam mendinginkan mesin tidak mampu menjangkau piston dan tidak memungkinkan melakukan pendinginan yang maksimal pada komponen ini, karena cairan pendingin tidak memiliki akses untuk sampai ke seluruh area piston karena diameternya yang besar.

Kekurangan dan Kelebihan mesin single silinder

Pendinginan yang diharapkan pada piston adalah melalui minyak pelumas yang sebenarnya kurang efektif ketika harus bertugas sabagai pendingin dibanding dengan air.

Kerja pendingin mesin semakin berat untuk melakukan distribusi panas ketika motor terjebak jalanan macet, dimana sirkulasi udara yang diharapkan dapat membuang panas menjadi kurang maksimal.

Lihat juga Sistem Pendingin Mesin.

Jadi semakin besar tenaga yang dihasilkan mesin single dengan menerapkan kompresi tinggi dan diameter piston yang besar maka akan semakin besar juga panas yang dihasilkan dan akan berpengaruh terhadap panas mesin yang dihasilkan.


Suara Knalpot

Untuk urusan suara, tidak bisa di pungkiri lagi bahwa mesin multi silinder menghasilkan suara yang lebih menggoda di banding mesin single.

Pilihan irama suara knalpot yang bisa dihasilkan mesin multi silinder lebih beragam dibanding mesin single.


Panjang knalpot

Pada mesin single di butuhkan ukuran knalpot yang lebih panjang untuk memenuhi standart desibel yang diizinkan. Hal ini tentu menambah bobot kendaraan dan biaya produksinya.


Kelebihan mesin single Silinder

Kompak dan ringan

Tidak diragukan lagi, mesin single lebih kompak dan ringan dengan ukuran poros engkol yang lebih pendek, cam lebih kecil, dan komponen mesin lainnya yang lebih sedikit.

Hal ini tentu saja mengurangi bobot kendaraan, dan juga biaya produksi.


Putaran bawah hingga menengah

Komponen mesin (terutama yang berada di dalam ruang bakar) pada dasarnya harus menghadapi dua jenis beban; beban yang bersifat inersia dan beban daya.

Mesin single memiliki torsi yang lebih besar dari pada mesin multi silinder

Semakin besar power load maka semakin rendah beban inersia. Karena mesin silinder tunggal memiliki komponen yang berputar lebih rendah dari pada mesin multi silinder maka mereka memiliki beban inersia yang rendah.

Oleh karenanya akan lebih mudah bagi power load untuk mengambil alih

Mesin single silinder akan menghasilkan torsi puncak pada kisaran 6000 hingga 8000 RPM. Oleh karena nya mesin tunggal akan unggul di putaran bawah hingga menengah.


Maintenance

Proses maintenance lebih mudah dilakukan dan tentu lebih murah dibanding mesin multi silinder.

Hanya akan ada satu silinder yang di periksa, maksimal 4 katup yang perlu distel, satu nozle atau karburatur yang perlu dibersihkan dan di setting.


Control

Motor dengan mesin satu silinder lebih lincah bermanufer, terbukti Kawasaki KLR650 sebagai motor Jeajah dan KTM 390 Duke yang menganut gaya Streetfighter lebih memilih single silinder agar dapat bergerak dengan lincah.


Tidak makan tempat

Mesin singel tidak memakan banyak tempat di rangka, ini membuat desain motor bisa semakin kompak.


Mesin single masih menjadi primadona sebagai sumber tenaga untuk sepeda motor ber CC kecil.

Dan beberapa motor yang membutuhkan gerakan lincah saat bermanufer pun masih mengandalkan siider tunggal sebagai dapur pacunya.

Jadi setiap jenis mesin yang ada pada sepeda motor telah disesuaikan dengan tujuan motor itu dibuat dan telah mempertimbangkan selera pasar tentunya. Semoga bermanfaat.

Silakan tinggalkan komentar anda.

Click to comment