Cara membuat balon lampu depan Mio GT awet

Ada cara mudah untuk membuat lampu depan Mio GT menjadi lebih awet dengan biaya hanya 1000 Rupiah saja.

Anda mungkin mulai menyadari seberapa seringnya anda mengganti balon lampu depan motor akhir-akhir ini.

Kemudian muncul kenangan masa lalu dimana balon lampu depan motor begitu awetnya hingga lupa kapan terakhir menggantinya.

Motor Mio GT dan motor lainnya yang berteknologi AHO, memang lebih mempersingkat umur balon lampu karena tugas beratnya yang harus menyala siang-malam.

Sehingga motor akan sering ganti balon lampu, apalagi kalau motor sering digunakan setiap hari.

Motor Mio GT saya ini bisa ganti 3 kali dalam setahun. Sehingga perlu di carikan cara agar lampu mio lebih awet.

Setidaknya ada 3 cara yang bisa di lakukan agar lampu depan Mio GT / lampu motor AHO (Automatic Headlight On) agar bisa lebih awet.

Pertama, untuk membuat lampu depan awet adalah dengan memasang saklar lampu kepunyaan Mio lama.

Kedua, merubah kebiasaan berkendara dengan menggunakan lampu jauh saat siang hari.

Ketiga, merubah jalur kabel lampu agar bisa dimatikan saat siang hari.

Cara pertama lebih praktis untuk membuat lampu depan Mio GT awet, tapi membutuhkan biaya yang lumayan banyak untuk membeli saklar lampu Mio lama (generasi pertama) dan ongkos montir untuk memodifikasi saklar lampu. Lebih murah kalau mengerjakannya sendiri karena prosesnya tidak terlalu sulit tapi perlu ketelitian merangkai kabel.

Cara kedua, lebih sederhana tapi mungkin bisa mengganggu pengguna jalan lain dari arah berlawanan saat mengektifkan lampu jauh disiang hari dan juga umur lampu tidak awet-awet amat karena lampu depan akan tetap selalu panas selama pemakaian motor.

Cara ketiga, lebih sederhana dengan sedikit perubahan tapi harus mengorbankan lampu jauh yang harus dimatikan. Yang mana terkadang lampu jauh/Dim diperlukan untuk berkomunikasi dengan pengendara lain saat malam hari.

Dalam bahasan kali ini, untuk membuat lampu depan Mio GT awet, kita akan mengulas metode ketiga karena cara ini yang paling mudah tanpa biaya dan proses kerja singkat.

Yaitu dengan melepas socket kabel yang menuju ke terminal lampu jauh di bohlam lampu. Sehingga, saat saklar di geser ke arah lampu jauh maka lampu depan mati. Simple kan??

Tapi kekurangannya adalah, lampu belakang tetap nyala sehingga lampu rem dan lampu belakang tetap akan berpotensi sering putus karena nyala terus seperti biasanya.

Kalau lampu belakang kan meskipun harus ganti tapi statusnya tidak terlalu urgent. Masih bisa di pending. Beda dengan lampu depan yang harus segera diganti kalau putus agar tetap bisa jalan malam.

Untuk memulai modifikasi untuk membuat lampu depan Mio GT awet, terlebih dahulu lepas batok lampu MIO GT dan kemudian lepaskan kabel lampu jauh dari socketnya. Untuk Mio Gt kabelnya warna kuning dan terdapat dua kabel yang menyatu dalam satu socket. Satu kabel mengarah ke kutub lampu jauh di lampu sedangkan kabel satunya lagi ke indikator lampu jauh di dashboard speedometer.

Lampu mio gt

Agar lebih aman, bungkus kabel yang dilepas tadi dengan isolasi agar tidak menyentuh bodi yang bisa menjadi penyebab konslet. Isolasi kabel bisa di beli di kios terdekat dengan harga 1000 Rupiah saja, mungkin paling mahal 2000 Rupiah.

Jika sudah, periksa kembali apakah yang anda lepas benar-benar jalur kabel untuk lampu jauh. Jika sudah yakin, pasang kembali batok lampu dan nikmati hasilnya.

Begitulah sedikit tips sederhana tentang cara membuat lampu depan mio gt jadi lebih awet. Semoga bermanfaat.

Related Posts

Subscribe Our Newsletter